Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) terus menunjukkan tren yang positif. Hingga bulan Juli 2026, total PNBP dari sektor ini tercatat telah mencapai Rp96,26 triliun.
Pencapaian ini setara dengan 70,69% dari total target PNBP sektor ESDM untuk tahun 2026, yang sebelumnya telah dipatok sebesar Rp136,18 triliun.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan tanggapan positif atas kinerja tersebut. Ia menyatakan bahwa capaian ini mencerminkan adanya optimalisasi yang baik dalam penerimaan negara dari sektor energi dan pertambangan.
Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa optimalisasi penerimaan ini tetap harus dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. "Namun, tetap harus dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi," tegasnya.
Lebih lanjut, Bahlil juga menambahkan bahwa pengelolaan sumber daya alam nasional tidak boleh hanya berfokus pada pendapatan atau keuntungan semata. Pengelolaannya harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kelestarian lingkungan dan ketaatan hukum.
"Pengelolaan sumber daya alam juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan serta kepatuhan para pelaku usaha," pungkas Bahlil.[SB.101/Ran]





0 Komentar