Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

GO HEALTHY - Kenali Risiko Kolesterol Tinggi dan Tekanan Darah Sebelum Terlambat!


 SARIBERITA.ID, Jakarta – Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke masih menjadi ancaman kesehatan terbesar di Indonesia. Sering kali, kondisi fatal ini berawal dari dua masalah kesehatan yang kerap diabaikan dan dianggap remeh oleh masyarakat: kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Membahas tuntas ancaman silent killer ini, program kesehatan GO HEALTHY kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya deteksi dan penanganan sejak dini.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Vito A. Damay, Sp.JP(K), menjelaskan bahwa sebagian besar pasien sering kali tidak menyadari bahwa mereka memiliki kadar kolesterol atau tekanan darah di atas batas normal karena minimnya gejala fisik pada tahap awal.

"Hipertensi dan kolesterol tinggi itu tidak selalu ditandai dengan sakit kepala, pusing, atau tengkuk yang terasa pegal. Banyak sekali kasus di mana gejalanya justru baru muncul ketika pembuluh darah sudah menyempit drastis atau bahkan tersumbat total, yang kita kenal sebagai serangan jantung atau stroke. Inilah mengapa pemeriksaan tensi dan darah secara rutin sangat krusial, jangan pernah menunggu sampai tubuh memberikan keluhan," tegas dr. Vito.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa gaya hidup masyarakat modern yang kurang gerak (sedentary lifestyle) serta pola makan tinggi garam, gula, dan lemak jahat menjadi faktor pemicu utama. Tumpukan plak kolesterol pada dinding pembuluh darah akan membuat pembuluh darah menjadi kaku dan sempit. Kondisi ini memaksa jantung harus bekerja memompa darah jauh lebih kuat, yang pada akhirnya memicu lonjakan tekanan darah secara signifikan.

Sementara itu, Praktisi Kesehatan, dr. Lula Kamal, yang turut memperkaya diskusi, menekankan pentingnya modifikasi gaya hidup sebagai langkah pencegahan serta terapi pendamping paling efektif yang bisa dan harus dilakukan sejak usia produktif.

"Mengubah gaya hidup adalah langkah fundamental. Kurangi asupan garam harian Anda, hindari makanan olahan berbahan pengawet, perbanyak konsumsi serat dari sayur dan buah segar, serta wajib luangkan waktu untuk berolahraga minimal tiga puluh menit setiap hari. Selain itu, yang sering dilupakan orang adalah manajemen stres dan kualitas tidur malam; keduanya sangat berpengaruh pada kestabilan tekanan darah kita," ujar dr. Lula.

Kedua pakar sepakat bahwa selain disiplin menjaga pola hidup sehat, masyarakat—terutama yang memiliki riwayat genetik penyakit kardiovaskular dalam keluarga—sangat dianjurkan untuk mulai rutin melakukan medical check-up minimal satu tahun sekali.

Langkah pencegahan yang konsisten akan jauh lebih mudah, murah, dan menyelamatkan nyawa dibandingkan harus menghadapi proses pengobatan komplikasi yang kompleks. Kenali dan kendalikan risiko kolesterol serta tekanan darah tinggi Anda dari sekarang, sebelum semuanya terlambat.

[SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital