Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

GO HEALTHY - Antioksidan Kompleks Menjaga Kesehatan Jantung

 

SARIBERITA.ID, Jakarta – Penyakit jantung hingga saat ini masih menempati urutan teratas sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Paparan polusi, pola makan tinggi lemak dan gula, serta gaya hidup sedenter (kurang gerak) memicu penumpukan radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas inilah yang sering kali menjadi dalang utama terjadinya stres oksidatif, sebuah kondisi yang dapat merusak dinding pembuluh darah dan memicu penyakit jantung koroner.

Sebagai langkah edukasi dan pencegahan, program kesehatan GO HEALTHY menyoroti pentingnya peran "Antioksidan Kompleks" sebagai tameng utama pelindung jantung. Antioksidan kompleks dinilai jauh lebih efektif dibandingkan antioksidan tunggal karena memiliki spektrum yang lebih luas dalam menetralisir berbagai jenis radikal bebas, sekaligus mencegah terjadinya inflamasi atau peradangan pada sistem kardiovaskular.

"Radikal bebas itu bekerja ibarat karat yang menggerogoti dan merusak dinding pembuluh darah kita dari dalam. Begitu dinding pembuluh darah terluka, kolesterol jahat akan dengan mudah menempel, menumpuk, dan akhirnya membentuk plak penyumbatan. Antioksidan kompleks bekerja secara sinergis untuk melindungi sel-sel endotel pembuluh darah dan menjaga agar aliran darah menuju jantung tetap lancar," jelas dr. Herman Susanto, Sp.JP.

Dalam ulasan tersebut, masyarakat diimbau untuk mulai merutinkan asupan antioksidan kompleks yang bisa didapatkan dari buah-buahan, sayuran berwarna pekat, maupun suplemen kesehatan berstandar medis jika tubuh membutuhkan perlindungan ekstra.

Kendati demikian, perlindungan dari dalam ini tetap harus diimbangi dengan modifikasi gaya hidup secara menyeluruh. Masyarakat diajak untuk tidak hanya bergantung pada nutrisi, tetapi juga mulai rutin berolahraga, menghindari kebiasaan merokok, serta mengelola tingkat stres harian demi mewujudkan jantung yang benar-benar sehat dan kuat hingga hari tua.

[SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital