Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Dua Pekerja Proyek Alami Luka di Kepala Usai Tertimpa Beton Turap di Jakarta Timur

 

SARIBERITA.ID

Dua Pekerja Proyek Alami Luka di Kepala Usai Tertimpa Beton Turap di Jakarta Timur

Insiden kecelakaan kerja menimpa dua orang buruh proyek bangunan saat sedang melakukan aktivitas penggalian dan pemasangan struktur di wilayah Jakarta Timur pada Minggu (9/8/2026). Kedua korban mengalami luka serius di bagian kepala setelah tertimpa reruntuhan material beton turap yang tiba-tiba ambruk secara mendadak di lokasi pembangunan.

Peristiwa nahas ini sontak mengejutkan rekan-rekan sesama pekerja dan warga sekitar yang berada di dekat lokasi proyek konstruksi tersebut. Petugas darurat dan tim medis yang mendapat laporan langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian guna memberikan pertolongan pertama serta mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat.

Berdasarkan keterangan awal dari saksi mata di lapangan, insiden bermula ketika kedua korban tengah sibuk mengerjakan instalasi turap penahan tanah di area proyek. Diduga akibat struktur tanah yang labil serta beban material yang terlalu berat, dinding beton turap penahan tersebut kehilangan keseimbangan lalu runtuh menimpa para pekerja di bawahnya.

Meskipun para pekerja telah mengenakan perlengkapan standar keselamatan seperti helm proyek, benturan keras dari material beton berukuran besar tetap mengakibatkan luka robek serta cedera kepala yang cukup mengkhawatirkan. Rekan korban yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak meminta bantuan kepada mandor dan warga sekitar.

Tim medis darurat yang tiba di lokasi segera melakukan penanganan awal untuk menghentikan pendarahan sebelum akhirnya melarikan kedua korban menggunakan ambulans ke instalasi gawat darurat rumah sakit rujukan. Kondisi kesehatan kedua pekerja tersebut kini masih dalam pemantauan intensif oleh tim dokter yang bertugas.

Pihak kepolisian sektor setempat bersama petugas pengawas ketenagakerjaan langsung memasang garis polisi di sekitar area proyek guna melakukan olah tempat kejadian perkara. Penyelidikan mendalam dilakukan untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian operasional atau pelanggaran standar prosedur keselamatan kerja (K3) dari pihak kontraktor.

Kecelakaan kerja ini kembali menyoroti pentingnya penerapan regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara ketat di setiap proyek pembangunan fisik, baik skala kecil maupun besar. Para ahli konstruksi mengingatkan bahwa aspek mitigasi risiko longsor dan keruntuhan struktur sementara harus menjadi prioritas utama demi melindungi nyawa para pekerja.

Pemerintah daerah setempat mengimbau seluruh perusahaan kontraktor agar meningkatkan pengawasan harian terhadap kondisi geologis tanah dan kestabilan bangunan penunjang sebelum memulai pekerjaan fisik. Pengabaian terhadap prosedur teknis sekecil apa pun dapat berakibat fatal bagi keselamatan jiwa para pekerja di lapangan.

Pihak keluarga korban saat ini telah mendampingi proses perawatan medis di rumah sakit dan berharap ada bentuk tanggung jawab penuh dari pihak manajemen perusahaan proyek. Penegakan hukum yang tegas diharapkan mampu memberikan efek jera agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kasus kecelakaan kerja ini masih terus didalami oleh pihak berwenang dengan memintai keterangan dari sejumlah saksi kunci, mandor, serta penanggung jawab proyek konstruksi tersebut.

[SB.09/cahaya]*

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital