Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Donald Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir dan Soroti Penguasaan Selat Hormuz


SARIBERITA.ID
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara tegas memberikan peringatan bahwa Iran tidak oleh memiliki senjata nuklir. Pernyataan tegas tersebut disampaikannya menyusul berakhirnya masa berlaku nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara pihak Washington dan Teheran terkait pembahasan program nuklir Iran.

Dalam keterangannya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebutkan bahwa Iran sebenarnya memiliki keinginan untuk mencapai sebuah kesepakatan baru. Akan tetapi, hingga saat ini Iran dinilai masih belum memenuhi sejumlah syarat yang menurutnya sangat diperlukan untuk mencapai kesepakatan tersebut.

Selain menyinggung isu nuklir, Trump juga kembali menyoroti situasi strategis di Selat Hormuz, yang dikenal sebagai salah satu jalur lalu lintas perdagangan minyak terpenting di dunia. Ia secara terbuka mengklaim bahwa Amerika Serikat saat ini memiliki kendali penuh atas selat tersebut melalui kebijakan blokade yang telah diterapkan oleh pemerintahannya.

Trump mengklaim bahwa kebijakan blokade tersebut berjalan dengan sangat efektif. Selat tersebut tetap terbuka dan harga minyak dunia terus mengalami penurunan berkat kendali Amerika Serikat, namun di sisi lain, langkah tersebut berhasil menekan ekonomi Iran secara signifikan.

Lebih lanjut, Presiden Donald Trump memaparkan bahwa berbagai tekanan dan blokade AS terhadap Iran telah berdampak sangat parah pada kondisi dalam negeri negara tersebut.

"Iran sedang dalam masalah besar. Mereka mengalami inflasi sebesar 300 persen. Negara itu berantakan, dan militer mereka telah sepenuhnya terkalahkan," ungkap Trump saat memaparkan dampak tekanan ekonomi terhadap Iran.

Hingga saat ini, ketegangan diplomatik antara Washington dan Teheran masih terus menjadi pusat perhatian dunia internasional, khususnya terkait penyelesaian isu nuklir serta upaya menjaga stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah.[SB.104/Pebri]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital