SARIBERITA.ID- Bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin, turun langsung meninjau gudang Bulog dan sejumlah kilang padi untuk memastikan ketersediaan stok beras di daerah tetap aman. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi di tengah dinamika pasokan dan distribusi bahan pangan. Berdasarkan hasil peninjauan, stok beras dinyatakan dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.
Kegiatan inspeksi tersebut melibatkan jajaran pemerintah daerah, Perum Bulog, serta pelaku usaha penggilingan padi. Selain memeriksa jumlah cadangan beras, rombongan juga meninjau proses penyimpanan dan distribusi agar kualitas beras tetap terjaga hingga sampai ke tangan masyarakat.
Dalam kunjungannya, Bupati Safaruddin menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan tidak terjadi kelangkaan beras maupun gejolak harga di pasaran. Menurutnya, pemantauan langsung ke lapangan menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi stok pangan.
Di gudang Bulog, Safaruddin memperoleh laporan bahwa persediaan beras pemerintah masih berada pada tingkat yang aman. Cadangan tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi stok strategis apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan permintaan atau gangguan pasokan.
Selain mengunjungi gudang Bulog, Bupati juga meninjau aktivitas di sejumlah kilang padi. Ia melihat langsung proses penggilingan gabah, kualitas hasil produksi, hingga kesiapan para pelaku usaha dalam menjaga kelancaran distribusi beras ke berbagai wilayah di Aceh Barat Daya.
Safaruddin mengapresiasi para petani dan pengusaha penggilingan padi yang terus menjaga produktivitas meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan cuaca dan dinamika harga gabah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya juga berkomitmen terus memantau perkembangan stok dan harga beras secara berkala. Apabila ditemukan potensi gangguan distribusi maupun kenaikan harga yang signifikan, pemerintah akan segera mengambil langkah-langkah pengendalian bersama instansi terkait.
Langkah pemantauan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa kebutuhan pokok tetap tersedia. Pemerintah berharap distribusi beras dapat berjalan lancar sehingga tidak terjadi kepanikan maupun aksi pembelian berlebihan di tengah masyarakat.
Dengan hasil peninjauan yang menunjukkan stok beras masih dalam kondisi aman, masyarakat diimbau tetap berbelanja sesuai kebutuhan. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya memastikan akan terus bersinergi dengan Bulog, petani, dan pelaku usaha pangan untuk menjaga ketersediaan beras serta stabilitas harga di pasaran.[SB.09/Pebrianti ]*




0 Komentar