Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

BREAKING NEWS - Gempa Flores Rusak Sekolah, Anak-anak Belajar di Tenda Darurat

 

SARIBERITA.ID, - Bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini menyisakan duka dan kerusakan infrastruktur yang cukup masif. Salah satu sektor yang paling terdampak oleh guncangan dahsyat tersebut adalah fasilitas pendidikan. Sejumlah gedung sekolah dilaporkan mengalami kerusakan parah, mulai dari retak pada dinding hingga atap yang ambruk, sehingga tidak lagi aman untuk digunakan.

Kondisi ini memaksa proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harus dialihkan. Berdasarkan pantauan di lokasi terdampak, anak-anak terpaksa mengikuti proses pembelajaran di bawah tenda-tenda darurat yang didirikan oleh tim relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di lapangan terbuka.

Meski harus belajar dengan fasilitas seadanya, duduk beralaskan tikar atau terpal, dan menahan rasa panas atau dinginnya angin luar, antusiasme para siswa untuk menimba ilmu tak sedikit pun surut. Pendirian tenda darurat ini merupakan langkah respons cepat dari pihak berwenang agar para peserta didik tidak tertinggal materi pelajaran, sekaligus sebagai upaya trauma healing dengan mengumpulkan mereka kembali bersama teman-temannya.

Menanggapi krisis fasilitas pendidikan pasca-bencana ini, Yohanes Ola, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Flores Timur, menegaskan bahwa keselamatan siswa dan keberlanjutan pendidikan mereka adalah prioritas utama pemerintah daerah saat ini.

"Kami telah menerjunkan tim assesment untuk mendata secara rinci seluruh kerusakan fasilitas sekolah, dari tingkat SD hingga SMA. Saat ini, fokus utama kami adalah memastikan hak belajar anak-anak tetap terpenuhi meskipun harus menggunakan tenda darurat. Kami sangat mengapresiasi semangat belajar anak-anak yang luar biasa. Ke depannya, kami terus berkoordinasi secara intensif dengan kementerian terkait di pusat agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan sekolah yang hancur bisa segera direalisasikan, sehingga anak-anak bisa kembali belajar di ruang kelas yang layak dan aman," tegas Yohanes Ola.

Hingga saat ini, selain tenda darurat, bantuan berupa alat tulis, buku pelajaran, pakaian seragam, serta pendampingan psikologis sangat dibutuhkan oleh para siswa terdampak gempa di Flores. Masyarakat berharap agar pemulihan pasca-bencana dapat berjalan cepat sehingga roda pendidikan di wilayah tersebut dapat kembali berputar normal.

[SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital