Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Wakil Menteri ESDM Bantah BBM Langka, Antrean Panjang di SPBU Dipastikan Bukan Karena Stok Menipis


 CIANJUR,[KC] – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, membantah anggapan bahwa antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) disebabkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah memastikan stok BBM nasional dalam kondisi aman dan antrean yang terjadi dipicu kendala distribusi di beberapa wilayah, bukan karena pasokan menipis.

Yuliot menjelaskan pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) terus memantau kondisi distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Ia menegaskan ketersediaan BBM secara nasional masih mencukupi sehingga masyarakat diminta tidak panik atau melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).

Menurutnya, antrean yang sempat terjadi di sejumlah SPBU, khususnya di wilayah Sumatera Utara, lebih disebabkan adanya hambatan dalam proses distribusi. Kondisi tersebut berkaitan dengan terganggunya operasional pengiriman BBM menggunakan truk tangki sehingga pasokan ke sejumlah SPBU mengalami keterlambatan. Setelah distribusi kembali berjalan normal, pasokan BBM dipastikan akan kembali lancar.

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk mempercepat penyaluran BBM ke daerah yang terdampak keterlambatan distribusi. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan di SPBU kembali normal dan antrean kendaraan dapat segera terurai.

Selain memastikan kelancaran distribusi, Kementerian ESDM mengimbau masyarakat agar tetap membeli BBM sesuai kebutuhan sehari-hari. Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya karena dapat memicu kepanikan dan memperparah antrean di SPBU.

Pemerintah menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi energi di seluruh wilayah Indonesia. Dengan stok BBM yang dipastikan aman serta distribusi yang terus diperbaiki, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar dalam waktu dekat.

[KC.00/Pebri]**

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital