JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan serangkaian langkah strategis guna mengantisipasi dampak musim kemarau panjang dan fenomena El Nino. Langkah ini difokuskan pada pemeliharaan ketersediaan air agar sektor pertanian tidak lumpuh akibat kekeringan.
Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, menyebutkan bahwa upaya antisipasi ini dilakukan secara serius demi menjaga ketersediaan air irigasi dan mempertahankan produktivitas pertanian nasional. Saat ini, pemerintah terus memantau kondisi sungai dan bendungan yang mulai mengalami penurunan debit air.
Dody Hanggodo menjelaskan, apabila ketersediaan air di bendungan sudah menyentuh kondisi kritis, pemerintah akan langsung berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menggelar operasi modifikasi cuaca (hujan buatan).
"Sungai mengering, bendungan juga mengering. Jadi kalau misalnya bendungan mengering sampai pada satu titik sudah kritis, biasanya kita sudah bekerja sama dengan BMKG. Nanti kita akan melakukan operasi modifikasi cuaca di area sekitar bendungan," jelas Dody Hanggodo.
Lebih lanjut, Menteri Pekerjaan Umum tersebut memaparkan bahwa modifikasi cuaca sengaja difokuskan di area sekitar bendungan. Hal ini dilakukan agar curah hujan yang turun dapat langsung tertampung ke dalam bendungan, sehingga pasokan air untuk mengaliri sawah-sawah di sekitarnya tetap terjamin di tengah kondisi kering.
Selain mengandalkan modifikasi cuaca, pemerintah juga melakukan upaya mitigasi lain dengan mempercepat pencarian sumber air alternatif. Saat ini, pemerintah tengah melakukan pengeboran air tanah di sejumlah daerah yang terdampak kekeringan.
Dalam proses pencarian sumber air baru ini, pemerintah turut menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memanfaatkan teknologi isotop guna mendeteksi keberadaan potensi sumber air di bawah permukaan tanah secara lebih akurat.
Langkah-langkah terpadu ini diharapkan dapat menjaga ketahanan pangan nasional dan meminimalisir kerugian petani akibat krisis air selama periode El Nino berlangsung. [SB.051]***





0 Komentar