Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Batam Bentuk Kader Pajak hingga RT/RW, Pemkot Bidik PAD Tembus Rp2 Triliun


SARIBERITA.ID-
Pemerintah Kota Batam akan membentuk kader pajak yang melibatkan unsur ketua RT dan RW sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah. Program tersebut disiapkan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pada 2026 ditargetkan mencapai sekitar Rp2 triliun. Langkah ini menjadi salah satu berita pilihan yang mendapat perhatian publik di Batam.

Program kader pajak akan dikoordinasikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam. Para kader nantinya direkrut berdasarkan rekomendasi RT dan RW di setiap wilayah sebelum mengikuti pelatihan mengenai perpajakan daerah serta layanan perpajakan berbasis digital.

Kepala Bapenda Kota Batam Raja Azmansyah menjelaskan bahwa kader pajak akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak. Selain itu, mereka juga akan membantu warga memahami penggunaan layanan pajak digital agar proses pembayaran menjadi lebih mudah dan efisien.

Tidak hanya berperan dalam sosialisasi, kader pajak juga akan membantu pendataan objek pajak, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Pendataan tersebut diharapkan mampu memperkuat basis data wajib pajak sekaligus meningkatkan akurasi potensi penerimaan daerah.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad juga menyampaikan rencana melibatkan perangkat RT dan RW dalam mendata wajib pajak yang masih memiliki tunggakan. Menurutnya, pendekatan berbasis lingkungan dinilai lebih efektif karena perangkat RT dan RW memahami kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.

Target penerimaan pajak daerah sebesar sekitar Rp2 triliun akan ditopang oleh berbagai sektor, di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), pajak hotel, pajak reklame, pajak hiburan, pajak penerangan jalan, hingga opsen Pajak Kendaraan Bermotor.

Pemerintah Kota Batam optimistis strategi pembentukan kader pajak mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Selain memperluas edukasi, kehadiran kader di tingkat lingkungan diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi sekaligus membantu masyarakat mengakses layanan perpajakan secara digital.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Batam berharap mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta memperkuat kemandirian fiskal daerah. Optimalisasi penerimaan PAD diyakini akan mendukung pembiayaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Kota Batam.[SB.09/Pebrianti ]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital