Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Bank Indonesia dan Pemkab Merauke Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi


SARIBERITA.ID-
Bank Indonesia (BI) memfasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 30–31 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kios Pangan Merauke ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau di tengah upaya pengendalian inflasi.

Gerakan Pangan Murah merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia, Pemkab Merauke, Perum Bulog, petani binaan Bank Indonesia, serta sejumlah pihak lainnya. Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas pangan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke, Martha Bayu, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan. Menurutnya, komoditas yang dijual berasal dari Kios Pangan, Bulog, petani binaan Bank Indonesia, serta sejumlah pemasok lainnya.

Ia menambahkan, kegiatan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan selama dua hari, yakni mulai 30 hingga 31 Juli 2026. Warga diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Meski demikian, Martha memastikan kondisi pasokan pangan di Kabupaten Merauke hingga saat ini masih dalam keadaan aman. Ketersediaan berbagai bahan kebutuhan pokok dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sementara harga di pasaran juga masih relatif terkendali.

Bank Indonesia selama ini terus mendorong berbagai program pengendalian inflasi melalui sinergi dengan pemerintah daerah. Salah satunya melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah yang menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan di berbagai wilayah Indonesia.

Program seperti ini juga diharapkan mampu mengurangi tekanan inflasi, terutama pada kelompok bahan pangan yang kerap mengalami fluktuasi harga. Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih murah, kegiatan tersebut sekaligus memberikan ruang bagi petani lokal untuk menyalurkan hasil panennya secara langsung kepada konsumen.

Melalui kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemkab Merauke, Bulog, dan para petani, Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan stabilitas harga tetap terpelihara. Pemerintah berharap sinergi serupa terus diperkuat agar pasokan pangan tetap aman, inflasi terkendali, dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.[SB.09/Pebrianti ]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital