Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Semangat Belajar Siswa Karo Di Tengah Ancaman Erupsi Sinabung - [Metro Hari Ini]


 SARIBERITA.ID
, Karo - Ancaman erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, seakan sudah menjadi bagian dari keseharian warga. Paparan abu vulkanik dan gemuruh dari kawah gunung nyatanya tidak menyurutkan langkah dan semangat anak-anak di lingkar Gunung Sinabung untuk terus menuntut ilmu. Di tengah keterbatasan dan rasa was-was, mereka tetap antusias mengikuti proses belajar mengajar.

Berdasarkan pantauan yang ditayangkan dalam program Metro Hari Ini, kondisi sekolah yang kerap terpapar abu vulkanik mengharuskan para siswa dan guru beradaptasi. Mereka terbiasa mengenakan masker saat belajar di kelas maupun saat beraktivitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan pernapasan.

Salah seorang siswa mengungkapkan bahwa meski terkadang merasa takut dengan aktivitas gunung yang fluktuatif, hal tersebut tidak menjadi alasan untuk membolos sekolah. Cita-cita yang tinggi menjadi motivasi utama mereka untuk tetap bertahan.

"Kalau lagi erupsi dan abunya tebal memang perih di mata dan napas jadi sesak. Kadang juga takut kalau dengar suara gemuruhnya. Tapi kami harus tetap sekolah supaya bisa pintar dan gapai cita-cita. Kami cuma pakai masker saja biar aman," ungkap Budi Tarigan, selaku Siswa SD di Kabupaten Karo.

Semangat pantang menyerah dari para siswa ini juga diakui oleh para tenaga pendidik. Para guru terus berupaya menciptakan suasana belajar yang nyaman dan aman, sekaligus membekali para siswa dengan pengetahuan mitigasi bencana dasar.

Rina Ginting, selaku Guru Sekolah Dasar, menyampaikan rasa bangganya terhadap ketangguhan anak-anak didiknya. "Jujur saja, proses belajar mengajar di tengah ancaman erupsi ini sangat menantang. Terkadang kami harus memulangkan siswa lebih awal jika arah angin membawa abu pekat ke sekolah. Namun, melihat semangat mereka yang luar biasa setiap pagi datang ke sekolah, itu menjadi energi tersendiri bagi kami para guru untuk terus mengabdi," jelasnya.

Sementara itu, pihak berwenang setempat terus melakukan pemantauan ketat dan berkoordinasi dengan pihak sekolah yang berada di zona aman namun terdampak abu. Keselamatan para peserta didik tetap menjadi prioritas utama.

Natanael Perangin-angin, selaku Kepala BPBD Kabupaten Karo, menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga keselamatan warga, khususnya anak-anak sekolah. "Kami terus memperbarui informasi terkait status Gunung Sinabung kepada pihak sekolah dan desa. Masker juga secara berkala kami distribusikan. Jika sewaktu-waktu status bahaya meningkat, skema evakuasi untuk sekolah-sekolah di radius tertentu sudah kami siapkan agar proses belajar tidak mengorbankan keselamatan nyawa," tegasnya.

Kondisi yang dihadapi oleh siswa-siswi di Kabupaten Karo ini menjadi bukti nyata ketangguhan generasi muda di tengah bencana. Harapan terbesar mereka saat ini adalah agar Gunung Sinabung dapat kembali tertidur lelap, sehingga mereka bisa bersekolah dengan tenang dan menghirup udara segar tanpa bayang-bayang abu vulkanik.

[SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰