SARIBERITA.ID - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Fokus utama kunjungan pada hari Jumat tersebut adalah untuk memastikan ketersediaan Hunian Tetap (Huntap) dan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat pascabencana.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran turut didampingi oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, beserta jajaran kepala daerah dari masing-masing wilayah terdampak. Beberapa lokasi hunian yang ditinjau langsung antara lain Huntap Parumbunan di Kota Sibolga, HP Song Baru, Asrama Haji Pinangsori, serta Huntara yang berlokasi di Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Khusus untuk lokasi Huntap Parumbunan, dari total target pembangunan sebanyak 200 unit, tercatat 114 unit di antaranya telah selesai dibangun dan langsung diserahkan kepada masyarakat. Sementara itu, 86 unit sisanya saat ini masih dalam proses pengerjaan. Pada kesempatan tersebut, Wapres Gibran juga menyaksikan proses penyerahan sertifikat hak atas tanah dan turut membagikan bantuan sembako kepada warga penghuni Huntap.
Kunjungan kerja ini dilakukan pemerintah guna memastikan bahwa hunian yang diberikan kepada masyarakat terdampak tidak hanya layak untuk ditempati, tetapi juga didukung oleh fasilitas dasar yang memadai agar warga dapat kembali menjalani kehidupan dengan baik dan normal.
Sementara itu, terkait dengan progres penyediaan tempat tinggal di wilayah lainnya, perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Tapanuli Selatan melaporkan bahwa secara keseluruhan terdapat total 441 unit bangunan hunian tetap yang dipersiapkan untuk merelokasi warga terdampak di wilayah tersebut.[SB.104/Pebri]


.jpg)


0 Komentar