SARIBERITA.ID| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2026). Suahasil mengambil alih tongkat kepemimpinan dari Purbaya Yudi Sadewa yang sebelumnya telah menjabat selama satu tahun lebih untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Melalui pelantikan ini, Menteri Keuangan Suahasil Nazara akan melanjutkan masa bakti mengawal keuangan negara di dalam Kabinet Merah Putih hingga tahun 2029 mendatang.
Bagi publik dan internal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sosok Suahasil Nazara sudah sangat dikenal luas. Sebelum diangkat menjadi Menteri, Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baik di era Presiden Joko Widodo (Kabinet Indonesia Maju) maupun berlanjut di era Presiden Prabowo Subianto.
Karier Suahasil di bidang ekonomi telah dirintis sejak lama. Ia mengawali perjalanannya pada tahun 1999 sebagai dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), dan kemudian dipercaya menjadi Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi UI.
Peran Suahasil di pemerintahan mulai menguat ketika ia didapuk menjadi Anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan Bidang Desentralisasi Fiskal, serta Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah. Kariernya di Kemenkeu semakin menanjak usai ditugaskan menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) pada tahun 2016, sebelum akhirnya menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan.
Di ranah akademik, Suahasil mencetak rekam jejak yang cemerlang. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1994, dilanjutkan dengan gelar Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat, pada tahun 1997. Ia kemudian menuntaskan program doktoral dan meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ekonomi dari University of Illinois pada tahun 2003.
Usai dilantik, Menteri Keuangan Suahasil Nazara membeberkan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepadanya. Ia ditugaskan untuk menjaga keuangan negara dengan menitikberatkan pada dua hal, yakni menjaga kesehatan dan menjaga kredibilitas keuangan negara.
Kepada awak media, Suahasil juga memaparkan tiga prioritas utama yang akan ia jalankan selama mengemban tugas sebagai Menteri Keuangan yang baru,Memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan secara kredibel dan dapat dipercaya oleh publik maupun instrumen pasar, Memastikan postur APBN digunakan secara optimal untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah demi akselerasi pembangunan, Menjalankan strategi komunikasi publik yang transparan dan dapat dipercaya sehingga masyarakat dapat terus memantau arah kebijakan fiskal negara.[SB.101/R]





0 Komentar