SARIBERITA.ID – Kebakaran hebat melanda salah satu pusat oleh-oleh legendaris, Hamzah Batik, yang berlokasi di kawasan wisata Malioboro, D.I. Yogyakarta, pada Senin (28/9/2026) dini hari. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan dalam tayangan Headline News Metro TV oleh presenter berita, Febrian Ahmad.
Kobaran api tampak membumbung tinggi ke udara dan dengan cepat melahap bangunan toko berlantai tersebut. Banyaknya bahan mudah terbakar di dalam gedung menyebabkan api menghanguskan bagian bangunan beserta seluruh isi toko yang menjual berbagai produk pakaian batik dan suvenir itu.
Berdasarkan dugaan sementara, insiden kebakaran hebat ini dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting arus listrik di dalam gedung. Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Sigit, titik api pertama kali terlihat muncul pada dini hari yang diawali dengan suara letupan keras sebanyak tiga kali dari arah bangunan toko.
Tidak berselang lama setelah suara letupan tersebut terdengar, percikan api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh area gedung Hamzah Batik. Kepulan asap tebal dan kobaran api yang kian membesar di tengah kawasan Malioboro itu pun sempat menarik perhatian warga serta pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.
Saat peristiwa itu terjadi, terdapat sejumlah petugas keamanan toko yang sedang berjaga di dalam gedung. Beruntung, para petugas keamanan tersebut segera menyadari bahaya dan berhasil menyelamatkan diri keluar dari bangunan tepat waktu sebelum kobaran api menutup akses jalan keluar.
Menerima laporan adanya kebakaran besar di jantung kawasan wisata Yogyakarta, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, Taokhid, bersama jajarannya segera mengerahkan lebih dari 10 unit mobil pemadam kebakaran gabungan ke lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran gabungan langsung berjibaku menyemprotkan air dari berbagai sisi untuk menjinakkan si jago merah dan mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Dalam upaya pemadaman yang berlangsung hingga dini hari tersebut, petugas di lapangan sempat menghadapi kendala teknis yang cukup menyulitkan proses lokalisir api. Terbatasnya panjang selang air membuat petugas kesulitan untuk menjangkau titik-titik api yang berada di bagian ketinggian gedung.
Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah kebakaran pusat oleh-oleh ini. Hingga saat ini, aparat kepolisian setempat masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran dan menghitung total nilai kerugian materiil yang ditimbulkan.
[SB.103/Riskph]





0 Komentar