SARIBERITA.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara resepsi kesyukuran satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor yang digelar di Ponorogo, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan pandangan serta pesan penting mengenai posisi pondok pesantren dalam ranah politik demi menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa institusi pendidikan seperti Gontor memang tidak seharusnya terlibat secara langsung dalam kegiatan politik praktis. Akan tetapi, seluruh elemen di dalamnya tetap harus memiliki pemahaman politik yang kuat sebagai bentuk kepedulian terhadap jalannya kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Saya tahu Gontor tidak boleh berpolitik, itu benar. Gontor jangan ikut politik praktis, tapi harus paham politik," tegas Presiden Prabowo Subianto di hadapan para hadirin.
Lebih lanjut, Kepala Negara juga mengingatkan agar Gontor senantiasa menjaga posisinya yang independen dan mampu mengayomi semua pihak. Pondok pesantren diharapkan untuk tidak berpihak pada salah satu kelompok atau golongan politik tertentu, namun kontribusi serta pengaruh baiknya harus bisa menjangkau dan dirasakan di mana saja.
"Gontor harus di atas segala golongan politik. Gontor tidak boleh ke mana-mana, tapi harus ada di mana-mana," pungkas Presiden Prabowo.[SB.104/Pebri]




0 Komentar