SARIBERITA.ID| Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat operasi Search and Rescue (SAR) secara terpadu dalam penanganan insiden hilang kontak dan tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan. Pengerahan kekuatan Polri dilakukan untuk mendukung penuh proses pencarian, evakuasi, identifikasi, hingga pelayanan terpadu bagi keluarga korban.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa fokus utama institusi kepolisian saat ini adalah membantu menemukan seluruh korban yang terlibat dalam insiden tersebut.
"Prioritas Polri saat ini adalah mendukung pencarian dan penyelamatan terhadap penumpang maupun awak kapal yang masih belum ditemukan," ungkap Brigjen Pol. Trunoyudo.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun, KM Virgo Transport 8 diketahui tengah berlayar dengan rute dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Kapal nahas tersebut dilaporkan hilang kontak pada Minggu dini hari, tepatnya pada jarak sekitar 86 mil laut dari Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Guna memperkuat dan mempercepat jalannya operasi SAR di perairan, Korps Kepolisian Air dan Udara (Korpolairud) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri telah menerjunkan bantuan armada laut. Sebanyak tiga kapal polisi terdekat telah diberangkatkan langsung menuju lokasi kejadian. Ketiga armada kapal yang dikerahkan tersebut meliputi KP Laksamana 7012, KP Ibis 6001, serta KP Manyar 5003.
Selain fokus pada operasi pencarian dan evakuasi di laut, Polri juga telah menyiapkan dukungan darat yang komprehensif. Upaya ini diwujudkan dengan membangun Posko Disaster Victim Identification (DVI) yang ditujukan untuk proses identifikasi medis dan pelayanan informasi bagi pihak keluarga korban.
Posko DVI ini didirikan di dua lokasi pelabuhan strategis yang menjadi titik keberangkatan dan tujuan kapal, yakni di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, dan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pihak kepolisian berkomitmen akan terus menyiagakan personel hingga seluruh proses evakuasi dan identifikasi selesai dilakukan.[SB.101/R]





0 Komentar