Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Pencarian Korban dan Pembersihan Jalan Nasional Pascabanjir Bandang Solok Terus Berlanjut


SARIBERITA.ID
– Tim gabungan terus melakukan penyisiran dan proses evakuasi pascalandaan banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Hingga pagi ini, fokus utama petugas di lapangan adalah mencari kemungkinan adanya korban yang terseret arus banjir serta memulihkan akses jalan nasional yang tertutup material lumpur tebal.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Solok, AKP Indra Kusuma, menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait telah melakukan evakuasi korban luka sekaligus mempercepat pengerjaan pembersihan jalan utama.

"Pihak kepolisian dan seluruh stakeholder terkait telah melakukan evakuasi dan juga pengerjaan jalan. Saat ini alat berat sedang bekerja di jalur lintas utama nasional yang menghubungkan Solok ke Kota Padang," ungkap AKP Indra Kusuma di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan bahwa material lumpur yang menutupi jalur nasional tersebut sangat tebal, diperkirakan mencapai 1 hingga 1,5 meter, dan membentang sepanjang kurang lebih dua kilometer. Meskipun sudah dilakukan pengerjaan berulang kali, keterbatasan alat berat dan medan yang sulit sempat menjadi kendala. Oleh karena itu, pada pagi ini petugas mendatangkan tiga unit alat berat tambahan ke lokasi agar akses menuju Padang, Solok, Dharmasraya, hingga Jambi bisa segera normal kembali.

Terkait kondisi arus lalu lintas, AKP Indra Kusuma memaparkan bahwa terdapat dua jalur utama, yakni jalur lintas nasional dan jalan baru atau bypass. Keduanya mengalami kerusakan ringan atau terban. Akibat kondisi jalan yang belum stabil tersebut, petugas terpaksa memberlakukan sistem buka-tutup untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, dan belum bisa membuka akses secara penuh.

Selain memutus akses jalan, banjir bandang berskala besar ini juga menghantam kompleks pemerintahan. Sejumlah fasilitas negara dilaporkan terdampak parah akibat terjangan arus.

"Kami sudah mendata sebagian yang terdampak, terutama Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kabupaten Solok. Termasuk juga kantor-kantor dinas di sekitaran Kantor Bupati, seperti Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, dan BPBD. Semuanya terdampak oleh arus banjir yang cukup besar," paparnya.

Hingga saat ini, proses pendataan dan pencarian korban masih terus berlanjut. Kondisi cuaca yang masih gerimis dan gelap pada malam sebelumnya diakui menjadi salah satu hambatan dalam menemukan korban jiwa yang diduga hilang. Selain itu, petugas juga berhasil mendata sejumlah kendaraan yang menjadi korban keganasan air bah. Sedikitnya terdapat belasan hingga 20 unit kendaraan, baik berupa truk, minibus, maupun sepeda motor, yang ditemukan dalam kondisi terseret dan tertimbun material banjir.

Untuk memaksimalkan proses evakuasi dan pencarian korban, AKP Indra Kusuma secara khusus meminta masyarakat yang hendak melintasi jalur terdampak agar sementara waktu mengalihkan rute perjalanannya melewati jalur alternatif via Bukittinggi. Hal ini diharapkan dapat memperlancar pergerakan tim SAR dan alat berat di area bencana.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰