SARIBERITA.ID - Pemerintah Republik Indonesia terus mengintensifkan dan memperkuat upaya penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah prioritas. Dalam kurun waktu lima hari terakhir, operasi gabungan yang digelar secara masif membuahkan hasil yang signifikan dengan keberhasilan memadamkan ribuan hektare lahan yang terbakar.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi (Karo Humas Datin) Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Brigadir Jenderal TNI Honi Havana, mencatat bahwa luasan lahan yang berhasil dipadamkan oleh tim gabungan mencapai lebih dari empat ribu hektare, yang tersebar di enam provinsi prioritas penanganan.
"Progres pemadaman yang dilaksanakan selama lima hari sejak konferensi pers yang lalu sampai dengan hari ini (telah mencapai) seluas 4.465,62 hektare," papar Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Kemenko Polhukam, Brigadir Jenderal TNI Honi Havana.
Ia menegaskan bahwa capaian luas pemadaman tersebut mencerminkan tingginya komitmen serta keseriusan langkah taktis pemerintah di lapangan. Pemadaman titik api tersebut dapat dieksekusi secara cepat melalui kerja sama dan sinergi lintas unsur, yang melibatkan unsur pemerintah daerah, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri), unsur relawan kemanusiaan, hingga tim Manggala Agni.
"Jadi ini menunjukkan betapa keras dan seriusnya upaya yang dilaksanakan oleh pemerintah, bekerja sama dengan segala unsur untuk kita menanggulangi kebakaran ini," tegas Brigadir Jenderal TNI Honi Havana.
Selain menggencarkan proses penyiraman dan pemadaman api, para petugas gabungan di lapangan juga terus melakukan upaya penanganan lanjutan berupa penyekatan dan proses pendinginan area bekas terbakar. Langkah preventif ini terus disiagakan secara penuh agar titik-titik api yang telah padam tidak kembali menyala akibat cuaca panas dan embusan angin, sehingga sebaran Karhutla tidak kembali meluas.[SB.104/Pebri]





0 Komentar