SARIBERITA.ID – Sebuah pasar yang berlokasi di Provinsi Taiz, Yaman, menjadi sasaran serangan udara hebat hingga menghancurkan kawasan perniagaan tersebut. Peristiwa mematikan yang disiarkan dalam laporan program Selamat Pagi Indonesia oleh presenter Metro TV ini mengakibatkan jatuhnya puluhan korban di lokasi kejadian.
Berdasarkan pantauan kondisi pascaserangan, area pasar tampak hancur lebur akibat hantaman serangan udara tersebut. Serangan yang meluluhlantakkan bangunan pasar ini dilaporkan menyebabkan sedikitnya tujuh orang tewas.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan yang dikelola oleh kelompok Houthi memberikan keterangan resmi mengenai rincian korban akibat insiden tersebut. Selain merenggut tujuh korban jiwa, serangan udara itu juga mengakibatkan sedikitnya 40 orang mengalami luka-luka, termasuk lima orang anak-anak di antaranya.
Merespons jatuhnya korban di kawasan pasar tersebut, kelompok Houthi segera angkat bicara mengenai pihak yang dianggap bertanggung jawab. Pihak Houthi menduga kuat bahwa aksi penyerangan udara di Provinsi Taiz ini memiliki kaitan dengan pihak Arab Saudi.
Lebih lanjut, kelompok Houthi secara terbuka melayangkan tuduhan kepada pasukan Pemerintah Yaman yang didukung oleh Arab Saudi. Mereka menuding pasukan Pemerintah Yaman dukungan Arab Saudi tersebut berada di balik aksi penyerangan yang menghancurkan pasar itu.
Menanggapi tuduhan tersebut, pihak Pemerintah Yaman segera memberikan bantahan tegas atas klaim yang dilontarkan oleh kelompok Houthi. Otoritas Pemerintah Yaman menepis tudingan bahwa serangan udara itu ditujukan untuk menghantam area pasar.
Dalam pernyataan resminya, Pemerintah Yaman menegaskan bahwa operasi serangan yang dilancarkan sebenarnya menargetkan gudang-gudang milik kelompok Houthi. Selain menyasar fasilitas gudang, serangan tersebut diklaim hanya diarahkan ke posisi-posisi militer Houthi.
Senada dengan pernyataan pemerintah, pihak Militer Yaman menjelaskan bahwa serangan tersebut menargetkan jalur pasokan militer milik Houthi di sejumlah wilayah di Provinsi Taiz. Pihak Militer Yaman juga menyebut bahwa operasi serangan itu telah menyebabkan sejumlah anggota Houthi tewas dan terluka.
[SB.103/Riskph]





0 Komentar