Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Lantik Pejabat Baru, Menkeu Suahasil Nazara Tekankan Pentingnya Integritas dan Kepemimpinan Strategis


SARIBERITA.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Suahasil Nazara, secara resmi melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Dalam pidato arahannya, Menkeu Suahasil Nazara mengingatkan secara tegas bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan oleh para pejabat baru merupakan ikrar yang disaksikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, ia menuntut para pejabat untuk menunaikan amanah tersebut dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta rasa tanggung jawab.

"Amanah yang Saudara terima pada hari ini adalah amanah menjaga institusi, menjaga kepercayaan, dan menjaga kualitas pengelolaan keuangan negara," ujar Suahasil Nazara.

Selain arahan umum mengenai kepemimpinan, Suahasil juga memberikan instruksi spesifik kepada masing-masing direktorat jenderal. Bagi pejabat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Menkeu menginstruksikan agar mereka mampu membaca dinamika perekonomian Indonesia, memahami perilaku wajib pajak, serta membangun sistem perpajakan yang adil dan kredibel untuk menopang keuangan negara secara berkelanjutan.

Arahan khusus juga diberikan kepada jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Suahasil meminta agar fungsi pengawasan kepabeanan dan cukai semakin tajam dengan berbasis risiko. Pejabat DJBC dituntut mampu membaca pola pelanggaran dan menindaknya secara preventif dari hulu, sekaligus mengoptimalkan fungsi pembinaan terhadap para pelaku usaha, khususnya yang berorientasi ekspor.

Lebih lanjut, bagi pejabat di Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Menkeu berpesan agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dipandang sebagai instrumen penggerak ekonomi. Pengelolaan kas harus semakin presisi agar belanja negara dapat direalisasikan tepat waktu demi menjaga momentum ekonomi dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menkeu juga memberikan atensi khusus kepada pejabat di lingkungan Sekretariat KSSK. Suahasil Nazara meminta KSSK agar tidak hanya bertindak sebagai penyelenggara forum, melainkan harus menjadi motor penggerak koordinasi yang solid antara pilar stabilitas keuangan, yakni Kemenkeu, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan lembaga terkait lainnya seperti Danantara. KSSK diharapkan mampu membaca risiko sejak dini, menghubungkan informasi lintas lembaga, dan menyiapkan peringatan dini (early warning system).

Menutup amanatnya, Menkeu Suahasil Nazara mengingatkan pentingnya bersinergi dan tidak hanya berfokus pada unit kerja masing-masing. Ia menegaskan bahwa tugas para pejabat bukan sekadar mencapai target matematis, melainkan mengelola masa depan bangsa.

"Yang kita kelola bukan sekadar angka semata, bukan sekadar angka di dalam APBN, bukan sekadar target pajak atau target penerimaan. Namun yang kita kelola adalah harapan masyarakat Indonesia terhadap masa depan Indonesia yang seharusnya menjadi lebih baik," tegas Suahasil.[SB.104/Pebri]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰