Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Kolaborasi Atasi Masalah Infrastruktur Daerah, DPD RI dan TNI AD Jadikan Bengkulu Proyek Percontohan

 

SARIBERITA.ID - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap program Operasi Karya Bakti berskala besar yang diinisiasi oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Program strategis lintas sektor ini dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi pada tanggal 17 Oktober mendatang.

Fokus utama dari operasi kolaborasi ini adalah percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur vital di berbagai daerah, yang meliputi pembangunan akses jalan, penyediaan fasilitas air bersih, serta rehabilitasi gedung-gedung sekolah. Sebagai langkah awal, Provinsi Bengkulu telah ditunjuk sebagai daerah percontohan (pilot project) mengingat keterbatasan kapasitas fiskal atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dimiliki oleh wilayah tersebut.

Dalam skema kerja sama ini, DPD RI akan mengambil peran aktif untuk membantu menjembatani dan mengoordinasikan berbagai kebutuhan infrastruktur di daerah kepada kementerian serta lembaga terkait di tingkat pusat.

Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menyambut positif inisiatif ini dan menilainya sebagai terobosan nyata yang patut dicontoh secara nasional.

"Menurut saya ini sesuatu yang bagus dan bisa menjadi semacam piloting atau model baru. Bagaimana memanfaatkan judul besarnya itu kolaborasi; kolaborasi TNI, kemudian antarlembaga, dan masyarakat. Intinya itu," ungkap Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat melalui program pembangunan infrastruktur ini akan memberikan dampak pemerataan yang sangat signifikan, sekaligus mendukung penuh agenda kerja Presiden dalam mengatasi ketimpangan pembangunan antarwilayah.

"Harapannya tentu ini sangat membantu program Bapak Presiden dalam mengatasi masalah-masalah infrastruktur di daerah. Apalagi sekarang kita tahu bahwa memang tidak semua daerah itu punya ruang fiskal yang baik, tidak semua daerah itu punya surplus APBD. Sehingga kehadiran teman-teman (TNI) ini menjadi sangat penting," pungkas Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin.

Diharapkan, keberhasilan skema kolaborasi pembangunan yang diterapkan di Bengkulu ini nantinya dapat direplikasi untuk mengatasi persoalan infrastruktur dasar di berbagai daerah lain di seluruh pelosok tanah air.[SB.104/Pebri]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰