SARIBERITA.ID,JAKARTA - Kesehatan tubuh sering kali baru disadari nilainya ketika penyakit kronis sudah bersarang. Hal ini dialami langsung oleh Khairil Anwar, seorang praktisi di industri konstruksi baja yang telah mengabdi selama 40 tahun. Akibat gaya hidup masa mudanya yang tak beraturan, termasuk kebiasaan merokok sejak kelas 3 SD, Khairil harus berhadapan dengan rentetan masalah kesehatan yang nyaris merenggut nyawanya di usia senja.
Dalam sebuah gelar wicara kesehatan, Khairil menceritakan bahwa ia sempat mengidap berbagai komplikasi, mulai dari asma, sinusitis, diabetes, hipertensi, hingga kolesterol tinggi. Angka pemeriksaan medisnya pun sempat sangat mengkhawatirkan; tekanan darahnya pernah menyentuh angka 180, kadar gula darah (HbA1c) mencapai 14,1, dan kolesterolnya menembus 280.
Puncaknya terjadi pada tahun 2022, ketika ia divonis mengalami serangan jantung. Dari hasil pemeriksaan kateterisasi, ditemukan tiga sumbatan parah di pembuluh darah jantungnya dengan tingkat sumbatan 85%, 90%, dan 95%. Khairil akhirnya harus menjalani prosedur pemasangan dua ring jantung (stent). Meski sempat disarankan untuk menjalani operasi bypass untuk sumbatan ketiganya yang nyaris 100%, Khairil menolak dan bertekad bulat untuk merombak total pola hidupnya.
Titik balik kesehatannya dimulai saat ia disiplin menerapkan gaya hidup sehat. Ia mulai mengatur jumlah, jenis, dan jam makannya, rutin berolahraga beban, menjaga kualitas tidur, dan mengelola stres. Lebih dari itu, Khairil juga mulai mengkombinasikan upayanya dengan terapi teknologi laser secara rutin, baik di pergelangan tangan maupun intranasal, serta mengonsumsi suplemen antioksidan kompleks.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil yang sangat luar biasa. Saat ini, kadar gula darah HbA1c-nya turun menjadi 6,8, kolesterolnya stabil di angka 130, dan tekanan darahnya sangat normal di angka 115/65 tanpa harus bergantung pada obat-obatan medis. Kualitas tidurnya pun jauh membaik dan keluhan sinusitisnya berkurang drastis.
Praktisi kesehatan membenarkan bahwa perbaikan kondisi Khairil merupakan hasil dari upaya komprehensif. Penggunaan teknologi laser dari luar terbukti efektif melancarkan aliran darah dan mencegah sumbatan, sementara asupan suplemen antioksidan kompleks dari dalam berperan penting dalam menangkal radikal bebas dan mengembalikan elastisitas pembuluh darah jantung yang rusak akibat stres oksidatif.
[SB.102/CAHAYA]


.jpg)


0 Komentar