Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Kisah Inspiratif Yonathan, Pekerja Jasa yang Berhasil Pulih Usai Tiga Kali Dihantam Stroke

 

SARIBERITA.ID, Jakarta - Mengabaikan kesehatan demi memenuhi tuntutan pekerjaan seringkali berujung pada penyesalan yang mendalam. Pengalaman pahit ini dialami langsung oleh Yonathan, seorang pria yang sibuk bekerja di bidang jasa[cite: 2]. Akibat pola hidup yang tidak sehat, ia harus berjuang menghadapi penyakit mematikan, yakni serangan stroke, hingga tiga kali berturut-turut[cite: 2].

Pada serangan stroke pertamanya, Yonathan awalnya tidak menyadari gejala yang dialaminya[cite: 2]. Ia tiba-tiba berbicara cadel (pelo) dan kehilangan fungsi motorik pada tubuh bagian kirinya hingga tidak bisa mengangkat tangan[cite: 2]. Sang istri, Lucy, yang mengenali tanda-tanda tersebut segera membawanya ke rumah sakit[cite: 2]. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pemicu utamanya adalah kadar gula darah yang melonjak tak terkendali di atas angka 200, dipicu oleh kebiasaan rutin mengonsumsi minuman kopi instan (saset) dan makanan tinggi lemak setiap hari[cite: 2].

Cobaan belum berakhir, Yonathan kembali dihantam serangan stroke kedua selang satu tahun kemudian yang dipicu oleh tingginya kadar lemak darah (trigliserida)[cite: 2]. Puncaknya terjadi pada serangan ketiga yang berjarak hanya tiga bulan dari serangan kedua[cite: 2]. Serangan ketiga ini melumpuhkan tubuh bagian kanannya dan merusak saraf bicara, sehingga ia kesulitan untuk berbicara maupun makan secara normal[cite: 2].

Proses pemulihan Yonathan menemui titik terang ketika ia mulai mengadopsi pola hidup sehat secara komprehensif, dibarengi dengan pemanfaatan alat kesehatan berupa teknologi terapi laser (low-level laser) dan pemakaian korset medis[cite: 2]. Para ahli kesehatan menjelaskan bahwa teknologi laser tersebut berperan vital dalam melancarkan aliran darah ke otak dan memperbaiki kualitas pembuluh darah[cite: 2]. Sementara itu, penggunaan korset medis dinilai sangat membantu dalam menopang batang tubuh agar postur kembali tegak serta melatih keseimbangan yang kerap menjadi tantangan terbesar bagi pasien pasca-stroke[cite: 2].

Berkat kedisiplinannya, kondisi Yonathan kini membaik drastis. Ia kembali bisa berjalan normal, tidur lebih nyenyak, dan seluruh indikator kesehatannya seperti gula darah, kolesterol, dan tekanan darah kembali stabil pada angka normal[cite: 2]. Yonathan, selaku Penyintas Stroke, turut membagikan semangat kepada masyarakat luas. "Buat teman-teman yang pernah mengalami stroke, dicoba dulu lah jangan ragu-ragu lagi gunakan teknologi laser ini, banyak membantu banget. Itu karena itu yang saya rasakan selama ini," pesan Yonathan[cite: 2]. [SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰