Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

KEBAKARAN HUTAN RAYA JAMBI MELUAS HINGGA 30 HEKTAR, PEMADAMAN TERKENDALA ANGIN KENCANG


SARIBERITA.ID
— Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi, dilaporkan kian meluas. Hingga saat ini, luasan area hutan yang hangus terbakar diperkirakan telah mencapai lebih dari 30 hektar.

Api diketahui telah berkobar selama hampir dua pekan dan terus menyebar liar. Tim Satuan Tugas (Satgas) Darat yang berupaya menjinakkan si jago merah menghadapi sejumlah tantangan berat di lapangan. Kondisi medan yang berupa perbukitan, sangat minimnya sumber air, serta tiupan angin yang kencang membuat kobaran api dengan cepat merambat dan meluas.

Guna mempercepat proses pemadaman, Satgas Karhutla telah mengambil langkah taktis dengan menyiagakan perkuatan ekstra. Operasi pemadaman kini dilakukan melalui dua jalur, yakni pengerahan helikopter water bombing untuk menjangkau titik api dari udara, serta penambahan personel dan armada untuk pemadaman jalur darat.

Terkait penebalan pasukan di lapangan, Perwakilan Petugas Satgas Karhutla menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan bantuan tambahan ke pos-pos pemadaman terdekat. "Sebetulnya di sini ada dua pos. Kemudian tadi kita perkuat lagi dengan tambahan dua tangki yang kita kirimkan ke sini. Kemudian kita tambah lagi dengan 15 personel perkuatan untuk memperkuat Satgas yang memang sudah ada di wilayah sini," ungkapnya saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Selain mengandalkan operasi pemadaman darat dan udara, petugas gabungan juga merencanakan skenario lanjutan. Tim berencana menyiagakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dengan cara memanfaatkan potensi awan hujan yang ada di wilayah udara Jambi untuk memicu hujan buatan.

Di tengah situasi darurat ini, pihak berwenang dan petugas di lapangan terus mengimbau masyarakat secara tegas agar tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan pertanian atau perkebunan dengan cara dibakar, guna mencegah munculnya titik api baru.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰