SARIBERITA.ID– Setelah berbulan-bulan dilanda kemarau panjang yang memicu bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), hujan deras akhirnya mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Rabu sore.
Momen turunnya hujan ini disambut dengan penuh sukacita dan haru oleh para Petugas Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Kabupaten Berau. Para pahlawan pemadam api yang selama berbulan-bulan terakhir harus berjibaku tanpa henti memadamkan kebakaran di lahan yang kering kerontang tersebut, tampak bersorak kegirangan di bawah guyuran hujan lebat.
Bagi jajaran Satgas Karhutla, hujan ini menjadi luapan kegembiraan yang luar biasa. Guyuran air dari langit tidak hanya menyegarkan, tetapi juga diharapkan mampu membasahi permukaan tanah secara menyeluruh dan memadamkan sisa-sisa bara api di lahan gambut maupun hutan yang masih menyala di sejumlah lokasi.
Tidak hanya bagi para petugas pemadam, rasa syukur yang mendalam juga dirasakan oleh warga masyarakat di Kota Tanjung Redeb. Mengingat musim kemarau ekstrem telah melanda wilayah Berau sejak bulan Juni lalu, hujan ini membawa harapan baru.
Masyarakat setempat sangat berharap intensitas hujan ini mampu mengurangi jumlah titik panas (hotspot) secara drastis dan mempercepat berakhirnya bencana karhutla yang selama ini telah mencemari udara serta mengganggu berbagai aktivitas perekonomian dan harian masyarakat.
[SB.103/Riskph]




0 Komentar