SARIBERITA.ID, JAKARTA — Menjaga kesehatan di usia senja seringkali menjadi tantangan tersendiri, terutama dengan bayang-bayang penyakit degeneratif seperti hipertensi atau darah tinggi. Namun, hal tersebut tidak lagi menjadi halangan bagi Oma Siti, seorang nenek berusia 86 tahun yang kini tampil bugar dan berhasil mengontrol tekanan darahnya berkat pemanfaatan terapi teknologi laser.
Sebelumnya, Oma Siti kerap mengeluhkan pusing, mudah lelah, tengkuk terasa berat, dan memiliki riwayat tekanan darah yang tidak stabil. Kondisi tersebut membatasinya dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, setelah secara rutin menggunakan terapi teknologi Low-Level Laser Therapy (LLLT) yang dipadukan dengan pola hidup sehat, kondisi kesehatannya mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
dr. Hendra Gunawan, Spesialis Penyakit Dalam, menjelaskan bahwa teknologi laser berintensitas rendah ini bekerja dari dalam dengan cara memperbaiki kualitas darah dan fungsi pembuluh darah secara langsung.
"Paparan sinar laser ini berfungsi untuk mencegah agregasi atau penggumpalan sel darah merah, membantu melebarkan pembuluh darah, dan melancarkan sirkulasi secara keseluruhan. Ketika aliran darah lancar dan tidak kental, beban kerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh menjadi jauh lebih ringan. Inilah yang membuat tekanan darah tinggi pada pasien dapat berangsur turun dan menjadi lebih stabil," jelas dr. Hendra Gunawan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penggunaan teknologi laser ini sangat aman digunakan bagi lansia karena bersifat non-invasif dan tidak membebani fungsi organ dalam seperti ginjal dan hati, yang seringkali menjadi kekhawatiran saat mengonsumsi obat-obatan jangka panjang.
Kendati demikian, dr. Hendra mengingatkan bahwa teknologi ini berfungsi sebagai terapi komplementer atau pendamping. Kunci utama dari kebugaran di usia lanjut tetaplah kombinasi antara terapi medis yang tepat, menjaga pola makan rendah garam dan kolesterol, serta tetap aktif bergerak sesuai kemampuan fisik.
Kini, Oma Siti dapat kembali menikmati masa tuanya dengan nyaman, bermain bersama cucu, dan beraktivitas harian tanpa dihantui risiko komplikasi hipertensi. [SB.102/CAHAYA]





0 Komentar