Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Dari Stroke hingga Gula Darah 485, Perjalanan Marten Temukan Titik Terang Pemulihan


 SARIBERITA.ID,JAKARTA - Kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang sering kali baru disadari nilainya ketika tubuh sudah tidak lagi bugar. Hal ini dialami langsung oleh Marten, seorang pria yang harus menghadapi kenyataan pahit terserang berbagai penyakit kronis. Mulai dari tekanan darah yang meroket tajam, gula darah tinggi, penyakit jantung koroner, hingga serangan stroke sumbatan, semuanya berakar dari gaya hidup masa muda yang kurang memperhatikan kesehatan.

Berdasarkan penuturannya dalam sebuah bincang sehat, Marten menceritakan titik terendahnya saat serangan stroke terjadi secara tiba-tiba. Di tengah kesibukannya berkendara sepulang kerja, tiba-tiba kakinya melemah hingga tidak mampu menginjak pedal kopling mobil. Sesampainya di rumah, kondisinya kian memburuk hingga ia nyaris ambruk usai makan. Kejadian darurat tersebut memaksanya dilarikan ke rumah sakit.

Hasil diagnosis dokter cukup mengejutkan. Marten mengalami stroke sumbatan iskemik yang cukup parah. Selain itu, parameter kesehatannya menunjukkan angka yang sangat mengkhawatirkan. Tekanan darahnya mencapai 200/110, gula darah melesat hingga 485, dan ia juga divonis memiliki sumbatan pembuluh darah di jantung sebesar 42 persen. Sang praktisi kesehatan yang hadir juga menjelaskan bahwa kondisi darah kental dan pembuluh darah kaku menjadi pemicu utama serangkaian komplikasi yang dialami Marten.

Namun, titik terang mulai menghampiri Marten ketika sang anak memberikannya terapi teknologi laser. Ia mengakui bahwa manfaat pertama yang langsung dirasakannya adalah perbaikan kualitas tidur. Jika sebelumnya ia kesulitan terlelap, kini ia bisa tidur nyenyak. Seiring berjalannya waktu dan penggunaan yang rutin, perubahan signifikan terjadi pada angka pemeriksaannya. Tekanan darahnya turun drastis dan stabil di angka 120-130, sedangkan gula darahnya yang sempat menyentuh 485 kini normal di angka 125. Kelumpuhan akibat strokenya pun berangsur pulih, memungkinkan ia kembali berjalan tegak, mengangkat tangan, dan rutin berolahraga setiap pagi.

Dalam kesempatan tersebut, para ahli medis juga menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pemulihan. Selain menggunakan terapi laser dari luar untuk memproduksi nitrik oksida dan melancarkan aliran darah, asupan nutrisi dari dalam juga tak kalah penting. Konsumsi suplemen antioksidan kompleks dinilai krusial untuk memperbaiki sel, menangkal radikal bebas, serta menjaga elastisitas pembuluh darah agar terhindar dari risiko stroke berulang maupun komplikasi jantung pada kelompok lanjut usia (lansia).

[SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰