Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Bencana Longsor Dahsyat di Nepal Telan 1.000 Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Capai 5 Miliar Dolar AS


SARIBERITA.ID
Bencana alam yang sangat mematikan melanda wilayah Lembah Trisuli, Nepal. Longsoran es dan batu berskala masif memicu datangnya banjir lumpur dahsyat pada 26 Agustus lalu. Peristiwa mengerikan ini dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.000 orang, sementara ribuan warga lainnya hingga kini masih berstatus hilang dalam pencarian.

Dampak kerusakan akibat terjangan material longsor ini sangat luar biasa. Ribuan bangunan hancur rata dengan tanah, yang meliputi area permukiman rumah warga, deretan pertokoan, kantor-kantor pemerintahan, hingga hancurnya infrastruktur energi vital di wilayah tersebut.

Berdasarkan laporan dan kalkulasi resmi dari Pemerintah Nepal, estimasi biaya pemulihan dan pembangunan kembali (rekonstruksi) infrastruktur pascabencana diproyeksikan mencapai angka yang sangat fantastis, yakni berkisar antara 4 hingga 5 miliar Dolar Amerika Serikat (AS).

Selain meluluhlantakkan mata pencaharian warga setempat, bencana alam ini memberikan pukulan telak pada urat nadi ekonomi lainnya, yakni sektor pariwisata. Sejumlah operator wisata melaporkan adanya lonjakan drastis pembatalan perjalanan, terutama dari kalangan wisatawan asal Eropa. Para turis khawatir bahwa kondisi darurat bencana dan kerusakan infrastruktur terjadi secara merata di seluruh wilayah Nepal.

Merespons gelombang kekhawatiran tersebut, Pemerintah Nepal segera mengeluarkan pernyataan untuk memastikan bahwa sejumlah destinasi wisata utama di negara tersebut, seperti kawasan Lembah Kathmandu dan beberapa wilayah penyangga lainnya, dipastikan aman dan beroperasi secara normal untuk dikunjungi.

Kepanikan dan kengerian bencana ini membekas dalam ingatan para penyintas. Salah seorang Warga Lokal sekaligus Saksi Mata di sekitar lokasi kejadian menuturkan bahwa bencana datang dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Awalnya kami pikir ini hanyalah banjir biasa, sehingga kami tidak terlalu khawatir. Tetapi kemudian kami mendengar kabar bahwa dua desa telah tersapu bersih, dan saat itulah kami menjadi sangat ketakutan. Kejadian ini tidak seperti apa pun yang pernah terjadi sebelumnya. Kali ini gelombang (lumpur) itu sangat tinggi, benar-benar berada di luar imajinasi kami," ungkap warga tersebut menggambarkan detik-detik mengerikan saat banjir menyapu kawasan mereka.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰