SARIBERITA.ID Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsor dahsyat di Nepal terus mengalami penambahan. Bencana alam yang dipicu oleh runtuhnya es dan material batu dari pegunungan ini telah meninggalkan duka mendalam dan kerusakan yang masif.
Berdasarkan keterangan resmi dari Kepolisian Nepal, proses evakuasi dan pencarian korban terus dilakukan secara intensif. Pihak kepolisian mencatat, hingga Minggu malam, tim gabungan telah berhasil menemukan dan mengevakuasi sebanyak 1.353 jenazah. Bencana maut ini sendiri diketahui mulai terjadi pada 26 Agustus lalu.
Selain korban jiwa yang jumlahnya ribuan, upaya penyelamatan juga membuahkan hasil. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi sebanyak 9.159 orang dalam kondisi selamat dari area terdampak bencana.
Dari total korban yang berhasil diselamatkan tersebut, sebanyak 3.190 orang saat ini telah dievakuasi dan ditempatkan di berbagai pusat penampungan sementara. Di lokasi-lokasi pengungsian ini, para korban mendapatkan bantuan logistik, perawatan, dan perlindungan yang dibutuhkan.
Merespons banyaknya jumlah korban jiwa, Pemerintah Nepal kini tengah meningkatkan dan mempercepat proses identifikasi jenazah. Langkah ini dilakukan melalui skema pemeriksaan DNA guna memastikan identitas para korban dapat segera diketahui dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Hingga saat ini, tim penyelamat, kepolisian, dan petugas terkait lainnya masih terus disiagakan di lokasi bencana. Mereka secara maraton terus melakukan upaya penanganan darurat, pencarian korban yang mungkin masih tertimbun, serta melakukan pendataan komprehensif terhadap seluruh warga yang terdampak bencana alam dahsyat ini.
[SB.103/Riskph]





0 Komentar