Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Tiongkok Timur, 10 Ribu Warga Dievakuasi Darurat


SARIBERITA.ID –
Bencana hidrometeorologi berupa hujan deras ekstrem memicu terjadinya banjir bandang dan tanah longsor berskala besar di Kota Ji'an, Provinsi Jiangxi, Tiongkok Timur. Bencana alam ini mengakibatkan kelumpuhan akses transportasi dan kerusakan parah pada infrastruktur publik di wilayah tersebut.

Merespons krisis yang terjadi, Pemerintah Setempat Provinsi Jiangxi segera mengaktifkan status tanggap darurat. Langkah cepat ini diambil guna mengoordinasikan proses evakuasi warga yang terancam, pembersihan material longsor secara masif, serta percepatan pemulihan fasilitas umum.

Salah satu dampak longsor terparah dilaporkan menutupi jalur keluar terowongan pada ruas Jalan Tol Daqing-Guangzhou, yang merupakan urat nadi penghubung antara Ji'an dan Ganzhou. Tim penyelamat gabungan langsung mengerahkan ratusan personel yang dibantu dengan armada alat berat untuk menyingkirkan lumpur pekat dan puing-puing yang memblokir badan jalan tol.

Berdasarkan hasil penyisiran dan asesmen petugas di lapangan, ditemukan sedikitnya 31 titik kerusakan di sepanjang ruas jalan yang terdampak. Diperkirakan terdapat sekitar 20.000 meter kubik material longsor yang sempat menutupi jalur transportasi utama tersebut.

Tingginya ancaman banjir dan longsor susulan juga memaksa otoritas mengambil langkah pengamanan tegas. Tercatat, lebih dari 10.000 warga di wilayah Kabupaten Suichuan harus dievakuasi secara darurat ke titik aman demi menghindari jatuhnya korban jiwa.

Selain berfokus pada pembukaan kembali akses transportasi, penanganan pascabencana juga menitikberatkan pada aspek kesehatan lingkungan. Masyarakat bersama aparat gabungan tampak bergotong-royong membersihkan sisa-sisa lumpur, sampah, dan puing dari dalam bangunan maupun jalanan di wilayah terdampak.

Salah seorang Pejabat Pemerintah Daerah Setempat (yang memberikan keterangan dalam tayangan di lokasi kejadian) memastikan bahwa pemerintah tidak hanya membersihkan area, tetapi juga melakukan upaya sterilisasi.

Pihaknya menyatakan telah mengoordinasikan pembagian logistik kesehatan ke wilayah-wilayah terdampak. "Kami mengoordinasikan alokasi pasokan bahan disinfektan untuk memastikan ketersediaan air minum bagi warga tetap terjamin, serta mendistribusikan bahan sterilisasi lingkungan ke tingkat kecamatan dan desa," papar pejabat tersebut guna mencegah munculnya wabah penyakit pascabanjir.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰