SARIBERITA.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan resmi dari Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi. Pertemuan yang dilangsungkan di kediaman Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tersebut secara khusus membahas upaya penguatan kerja sama bilateral, salah satunya berfokus pada penanggulangan musibah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang tengah melanda tanah air.
Dalam pertemuan strategis tersebut, Pemerintah Malaysia secara langsung menawarkan bantuan untuk membantu Indonesia mengatasi titik-titik Karhutla. Dalam waktu dekat, negara tetangga tersebut akan mengerahkan armada berupa satu unit pesawat, tiga unit helikopter, serta mengirimkan 52 anggota tim pemadam kebakaran untuk mempercepat proses pemadaman di lapangan.
Menyambut baik tawaran tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian negara-negara sahabat. Ia menyadari bahwa persoalan kebakaran hutan bukan sekadar isu domestik, melainkan krisis lingkungan hidup lintas perbatasan.
"Beliau kawan lama. Ini adalah masalah lingkungan hidup yang memengaruhi banyak pihak. Walaupun itu kebakaran di Indonesia, tapi dampaknya dirasakan di tetangga-tetangga kita. Jadi mereka ingin bantu kita, dan kita terima dengan baik," ungkap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Lebih lanjut, Presiden juga memaparkan bahwa dukungan untuk memadamkan Karhutla tidak hanya datang dari Malaysia, melainkan juga dari Jepang dan sejumlah negara sahabat lainnya. Saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan enam provinsi sebagai prioritas penanganan Karhutla, dengan fokus utama meminimalisir dampak kabut asap terhadap kesehatan dan kualitas udara masyarakat.
Sebagai tindak lanjut jangka panjang, Kepala Negara juga menegaskan komitmennya untuk memutus rantai siklus tahunan kebakaran hutan.
"Saya sedang menyusun langkah-langkah pencegahan yang menyeluruh supaya (Karhutla) ini tidak tiap beberapa tahun muncul lagi," tegas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Selain membahas kolaborasi mitigasi bencana lingkungan, pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Prabowo dan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, tersebut juga diisi dengan pertukaran pandangan mengenai peluang kerja sama di sektor lain, termasuk pengembangan industri halal di kedua negara.[SB.104/Pebri]





0 Komentar