Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Absennya Jay Idzes Tak Surutkan Nyali, Skuad Mewah Timnas Indonesia Siap Bidik Takhta Juara ASEAN Cup 2026

 



SARIBERITA.ID,JAKARTA Tim Nasional Indonesia dipastikan harus mengarungi turnamen bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026 tanpa kehadiran sang kapten andalan, Jay Idzes. Pilar lini belakang tersebut terpaksa menepi usai mengalami cedera paha saat membela klubnya melawan Juventus, yang mengharuskannya menjalani masa pemulihan selama satu hingga dua bulan. Meski kehilangan sosok pemimpin, nyali Skuad Garuda sama sekali tidak surut dan tetap teguh pada satu target: meraih gelar juara.

Absennya Jay Idzes memang menjadi pukulan tersendiri mengingat kapasitas bertahannya yang solid. Namun, sang pelatih, John Herdman, memiliki privilese karena dibekali "skuad mewah" dengan barisan bek tangguh yang merumput di liga-liga Eropa.

Pengamat Sepak Bola, Haris Separede (Bung Harpa), menilai absennya Jay dapat diatasi dengan baik mengingat kedalaman skuad Indonesia saat ini sangat mumpuni. "Kita tidak perlu terlalu khawatir, masih ada nama-nama seperti Elkan Baggott yang bisa mengisi posisi bek tengah, serta Kevin Diks yang bisa bermain di semua posisi lini belakang dan kini dipercaya mengenakan ban kapten," ungkapnya.

Di atas kertas, peluang Timnas Indonesia untuk mendominasi sangatlah besar. Di Grup A, Indonesia mengantongi peringkat FIFA tertinggi, yakni 118. Peringkat ini jauh melampaui negara pesaingnya di grup yang sama, seperti Malaysia (136), Singapura (146), dan Bangladesh (181). Meskipun demikian, Bung Harpa menegaskan bahwa peringkat tinggi ini bukan sebuah tekanan, melainkan cerminan kualitas yang seharusnya bisa menjadi penambah kepercayaan diri di lapangan.

Turut memberikan tanggapannya, Sportcaster sekaligus Pendukung Timnas Indonesia, Kartika Berliana, memandang ajang ini sebagai momen pembuktian bagi pelatih John Herdman usai hasil yang kurang memuaskan di ajang Piala AFF sebelumnya. Kartika berharap sang pelatih bisa memaksimalkan jam terbang para pemain abroad (yang merumput di luar negeri) dan cermat dalam merotasi susunan pemain di lapangan.

Baik Bung Harpa maupun Kartika sepakat bahwa Malaysia akan menjadi ancaman terbesar bagi Skuad Garuda di fase grup. Tensi rivalitas historis antara kedua negara tetangga ini menuntut para pemain tidak hanya tangguh secara taktik, tetapi juga harus mampu menjaga kontrol emosi.

Dengan keuntungan bermain di hadapan ribuan pendukung setia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), kedalaman skuad yang mewah, serta kejelian strategi rotasi di tengah jadwal pertandingan yang padat, Timnas Indonesia diyakini memiliki peluang sangat realistis untuk menyapu bersih fase grup dan melangkah tegap menuju tangga juara FIFA ASEAN Cup 2026.

[SB.102/CAHAYA] 

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰