SARIBERITA.ID, Jakarta – Ratusan siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Pembina Tingkat Nasional, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengikuti program pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara gratis. Kegiatan bakti sosial ini diselenggarakan sebagai bentuk nyata kepedulian tenaga medis terhadap kesehatan anak-anak istimewa, yang seringkali menghadapi tantangan tersendiri dalam menjaga kebersihan rongga mulut mereka sehari-hari.
Sebanyak 300 siswa dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias mengikuti jalannya pemeriksaan yang difasilitasi oleh puluhan dokter gigi dan relawan kesehatan. Selain melakukan pemeriksaan medis secara langsung, tim dokter juga memberikan edukasi interaktif mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar. Metode penyampaian edukasi ini disesuaikan dengan kemampuan motorik dan kognitif masing-masing siswa agar lebih mudah dipahami dan diaplikasikan.
"Anak-anak berkebutuhan khusus memerlukan perhatian ekstra dan pendekatan yang berbeda, terutama terkait kesehatan gigi. Banyak dari mereka yang kesulitan melakukan perawatan gigi secara mandiri. Oleh karena itu, screening rutin seperti ini sangat krusial untuk mendeteksi dini masalah seperti karies gigi atau radang gusi. Kami tidak hanya memeriksa, tetapi juga melatih orang tua dan guru pendamping agar pendampingan ini terus berlanjut di rumah," jelas drg. Rina Puspita.
Kehadiran program kesehatan ini disambut positif oleh pihak sekolah dan para orang tua murid. Diharapkan, inisiatif pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan serta mampu menjangkau lebih banyak sekolah luar biasa lainnya. Kesehatan gigi yang terjaga dinilai sangat penting untuk mencegah infeksi sekaligus mendukung kenyamanan anak-anak berkebutuhan khusus dalam menyerap pelajaran dan beraktivitas di sekolah.
[SB.102/CAHAYA]





0 Komentar