Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Palangka Raya Terpapar Kabut Asap Pekat, Jarak Pandang di Bawah 100 Meter


SARIBERITA.ID
- Kabut asap pekat yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengepung Jalan Trans Kalimantan Poros Selatan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kondisi ini membuat jalan utama di wilayah tersebut menjadi sangat berbahaya bagi para pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan, asap tebal telah membuat udara di sekitar Jalan Mahir Mahar, Trans Kalimantan Poros Selatan tampak menguning. Jarak pandang menjadi sangat terbatas, bahkan mengalami penurunan drastis hingga di bawah 100 meter.

Akibat jarak pandang yang sangat minim ini, para pengguna jalan dituntut untuk ekstra hati-hati. Sejak siang hingga sore hari, para pengemudi kendaraan roda empat atau lebih terpaksa harus menyalakan lampu kendaraannya untuk membantu visibilitas serta menghindari risiko kecelakaan lalu lintas di tengah kabut pekat.

Muhammad Sema, seorang Sopir Truk Tangki yang kerap melintasi jalur tersebut, mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi jalanan saat ini. Ia mengaku sangat cemas dengan kabut asap tebal yang tidak hanya membatasi jarak pandang saat berkendara, tetapi juga sangat mengganggu kesehatan pernapasan.

Menurut penuturan Muhammad Sema, sebaran kabut asap pekat ini tidak hanya terjadi di satu tempat, melainkan mengepung sejumlah titik. Area yang terdampak terpantau cukup panjang, membentang mulai dari kawasan Desa Tumbang Nusa di Kabupaten Pulang Pisau hingga merambah ke Jalan Tjilik Riwut KM 48, Palangka Raya.

Para pengguna jalan diimbau untuk terus waspada dan menyalakan lampu kendaraannya jika terpaksa harus melintasi kawasan yang tertutup kabut asap pekat tersebut.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰