SARIBERITA.ID,Banyak anak muda masa kini yang mengabaikan pentingnya menjaga kesehatan dan baru menyadarinya saat penyakit sudah menyerang. Namun, hal ini tidak berlaku bagi Davin Maulianza. Di usianya yang baru menginjak 24 tahun, ia telah sukses mengubah total gaya hidupnya setelah sempat menghadapi masalah berat badan dan ancaman darah tinggi (hipertensi) sejak usia belasan tahun.
Davin menceritakan bahwa sejak usia 15 atau 16 tahun, tekanan darahnya sudah menyentuh angka 130-135, yang secara medis tergolong dalam fase prehipertensi bagi anak seusianya. Masalah tersebut beriringan dengan kondisi fisiknya yang mengalami obesitas dengan berat badan mencapai 91 hingga 92 kilogram, serta kualitas tidurnya yang kerap kurang nyenyak.
Titik balik dalam kehidupan pemuda ini muncul dari pengalaman traumatis melihat sang ayah jatuh sakit. Ayahnya pernah mengalami nyeri dada hingga infeksi paru-paru yang merembet menjadi komplikasi ke jantung akibat riwayat obesitas. Kondisi tersebut menyadarkan Davin bahwa ia harus segera memutus rantai gaya hidup buruk jika tidak ingin menjadi "korban" selanjutnya.
Dalam kesehariannya saat ini, Davin begitu konsisten dalam berolahraga. Ia rutin berlari sebanyak tiga hingga empat kali seminggu, serta disiplin melakukan latihan beban (gym) tiga kali seminggu. Berkat tekad kuatnya, ia berhasil memangkas berat badannya menjadi ideal di kisaran 77 hingga 78 kilogram. Tekanan darahnya kini sudah stabil dan normal di angka 118-120, bahkan detak jantung istirahatnya (resting heart rate) sangat sehat di angka 55-56.
Sebagai pendukung pola hidup aktifnya, Davin juga rutin menggunakan terapi teknologi Aculaser dan mengonsumsi antioksidan kompleks (Evolfe AS10). Teknologi laser intravaskular tersebut membantunya mempercepat masa pemulihan (recovery) otot setelah berolahraga berat, membantu mencapai deep sleep yang berkualitas, serta menjaga kestabilan aliran pembuluh darah di dalam tubuhnya.
Kisah inspiratif Davin menjadi peringatan keras bagi para generasi muda di luar sana agar berinvestasi pada kesehatan tubuhnya sedini mungkin. Penyakit degeneratif tidak lagi memandang usia, sehingga pencegahan melalui olahraga, nutrisi yang tepat, dan istirahat yang cukup adalah kunci utama untuk menikmati hari tua yang bahagia bersama orang-orang tercinta.
[SB.102/CAHAYA]





0 Komentar