SARIBERITA.ID,JAKARTA - Rombongan atlet tim bola voli indoor putri dan Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia telah tiba di Tanah Air usai berjuang membawa nama bangsa di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dari kepulangan dua perwakilan cabang olahraga tersebut, kontingen Indonesia berhasil membawa pulang satu medali perunggu.
Dalam perhelatan olahraga terbesar se-Asia tersebut, tim bola voli indoor putri Indonesia harus rela pulang lebih awal setelah gagal menembus posisi lima besar. Langkah Mediol Stiovanny Yoku dan kawan-kawan harus terhenti usai dijegal oleh tim voli Taiwan yang berhasil mengunci kemenangan set langsung pada Selasa (22/9) lalu.
Hasil yang kurang maksimal ini turut disesalkan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBVSI, Adang Kinanjar. Ia menyebutkan bahwa kekalahan tim voli putri dalam perebutan tempat kelima tidak sesuai dengan target awal yang telah ditetapkan. Kendati demikian, pihaknya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh agar tim dapat tampil lebih maksimal di ajang SEA Games Malaysia 2027.
Adang menilai para pemain sudah menunjukkan performa yang cukup baik, namun jam terbang internasional mereka masih perlu ditambah. Ke depannya, PBVSI akan terus meningkatkan intensitas latihan serta secara aktif mencari bibit-bibit pemain potensial, baik dari tingkat klub maupun daerah, guna mematangkan persiapan menuju SEA Games mendatang.
Sementara itu, prestasi membanggakan datang dari cabang olahraga MMA. Dari tiga atlet terbaik yang diturunkan, Indonesia berhasil meraih satu medali perunggu. Medali tersebut dipersembahkan oleh Valencia Fair Rot Mauli yang sukses unjuk gigi di nomor MMA putri kelas 54 kg. Pencapaian ini sekaligus menjadi pelipur lara di tengah target medali emas kontingen yang masih belum dapat tercapai pada ajang kali ini.
[SB.102/CAHAYA]





0 Komentar