SARIBERITA.ID, Jakarta - Memasuki usia senja kerap dibayangi oleh berbagai penurunan fungsi tubuh dan penyakit degeneratif. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi Budi Purnomo. Di usianya yang menginjak 60 tahun, ia tetap produktif dan aktif menjalankan profesinya di bidang arsitektur, berkat kesadarannya dalam menjaga pola hidup dan memanfaatkan teknologi kesehatan.
Budi Purnomo, atau yang akrab disapa Pak Pur, menceritakan bahwa sekitar empat tahun lalu ia sempat bermasalah dengan kadar kolesterol yang tinggi hingga menyentuh angka di atas 200. Kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitasnya sehari-hari.
"Dulu sering pegal dan kaku di area leher hingga pundak. Kalau lagi salat Jumat, kaki juga sering terasa kebas dan harus diluruskan. Tidur pun jadi tidak nyenyak karena sering terbangun," ungkap Budi Purnomo selaku Arsitek.
Sadar akan bahaya komplikasi seperti stroke atau serangan jantung, Budi akhirnya memutuskan untuk memperbaiki pola hidup dan rutin menggunakan alat kesehatan berteknologi laser (AccuLaser). Ia merasakan perubahan yang sangat signifikan setelah pemakaian rutin, di mana rasa pegal dan kaku di leher hilang, tubuh terasa lebih ringan, dan kualitas tidurnya membaik.
Menanggapi hal tersebut, dr. Boyke selaku Praktisi Kesehatan membenarkan bahwa seiring bertambahnya usia, terutama saat memasuki masa andropause bagi pria atau menopause pada wanita, risiko pengentalan darah meningkat tajam akibat penurunan hormon.
"Darah yang kental dan pembuluh darah yang kaku akibat proses oksidasi bisa memicu berbagai penyakit. Oleh karena itu, penggunaan teknologi laser ini sangat tepat karena fungsinya menyehatkan kembali darah dan menjaga kelenturan pembuluh darah," jelas dr. Boyke.
Selain menjaga sirkulasi darah, profesi arsitek yang menuntut ketelitian tinggi juga sangat bergantung pada kesehatan mata. Paparan cahaya biru dari layar komputer secara terus-menerus sangat berisiko merusak retina.
Preti, yang juga merupakan Praktisi Kesehatan, mengingatkan bahaya mengabaikan kesehatan mata saat bekerja keras. "Gangguan penglihatan pasca bekerja seperti mata buram, perih, dan munculnya floaters (bintik-bintik yang melayang) tidak boleh dibiarkan. Ini adalah tanda mata butuh nutrisi," terangnya.
Sebagai solusi komprehensif, perlindungan dari luar melalui teknologi laser perlu diimbangi dengan asupan nutrisi dari dalam. Penggunaan suplemen khusus mata yang kaya akan Omega-3, Lutein, Zink, dan antioksidan (seperti Evolve OS2) sangat dianjurkan untuk menjaga ketajaman penglihatan, agar di usia lanjut seseorang tetap bisa produktif tanpa terhalang masalah kesehatan.
[SB.102/CAHAYA]


.jpg)


0 Komentar