SARIBERITA.ID - Rangkaian kekerasan terhadap warga Palestina kembali terjadi. Sekelompok pemukim Israel dilaporkan melakukan penyerangan ke Desa Silwad yang terletak di wilayah Tepi Barat, Palestina, pada Selasa dini hari.
Serangan yang dilakukan secara brutal tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah fasilitas milik warga setempat, mulai dari rumah hingga kendaraan pribadi.
"Sekelompok pemukim Israel bergerak memasuki Desa Silwad dengan kehadiran personel militer Israel di sekitar lokasi," ungkap Gema Tanjung saat membacakan laporannya.
Dalam penyerangan tersebut, sejumlah mobil milik warga Palestina dilaporkan mengalami kerusakan yang sangat parah. Kaca-kaca mobil pecah berantakan dan bodi kendaraan penyok akibat lemparan batu yang dilakukan oleh para pemukim Zionis.
Tidak hanya menyasar rumah dan kendaraan bermotor, serangan ini juga menyasar sektor peternakan warga. Penduduk setempat menemukan kerusakan pada sejumlah kandang ternak mereka. Selain itu, warga Silwad juga melaporkan adanya kehilangan sejumlah hewan ternak serta barang-barang berharga milik mereka usai penyerangan tersebut.
Ironisnya, meski penyerangan ini disaksikan oleh aparat, hingga kini pihak militer Israel belum memberikan tanggapan maupun pernyataan resmi mengenai insiden perusakan dan penyerangan tersebut. Belum ada pula informasi mengenai langkah penindakan hukum terhadap para pelaku perusakan.
Insiden penyerangan di Desa Silwad ini semakin menambah panjang daftar kelam rangkaian kekerasan yang terus terjadi di wilayah tersebut. Kejadian ini juga menyoroti tren meningkatnya eskalasi kekerasan dan intimidasi yang dilakukan oleh pemukim Israel terhadap warga sipil Palestina di kawasan Tepi Barat.
[SB.103/Riskph]


.jpg)


0 Komentar