Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Kericuhan Berdarah Jelang Pemilu Bangsamoro di Filipina: Tiga Tewas Tertembak


SARIBERITA.ID
– Ketegangan mewarnai momen bersejarah di Filipina bagian selatan. Sebuah insiden penembakan tragis terjadi di luar sebuah pusat pemungutan suara di Kota Cotabato pada Minggu malam, mengakibatkan tiga orang tewas dan 15 lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa berdarah ini terjadi hanya beberapa jam sebelum proses pemungutan suara dimulai dalam ajang pemilihan umum (pemilu) parlemen pertama di wilayah otonom Bangsamoro.

Insiden penembakan tersebut tepatnya berlokasi di luar area Sekolah Dasar Datu Utsman Mampen, yang berada di kawasan Barangay Bagua 2. Saat kejadian berlangsung, warga setempat tengah berkumpul dan mengantre menjelang dibukanya bilik suara.

Terkait kronologi kejadian, Pihak Kepolisian Setempat selaku otoritas keamanan memberikan keterangan resminya. Menurut penyelidikan awal kepolisian, keributan maut ini tidak langsung terjadi begitu saja, melainkan bermula dari insiden saling dorong antarwarga.

"Keributan bermula dari insiden saling dorong di dalam antrean warga. Kondisi tersebut kemudian memanas, berujung pada pertengkaran, dan akhirnya bereskalasi menjadi aksi penembakan," jelas Pihak Kepolisian dalam keterangannya.

Lebih lanjut, kepolisian juga merilis data korban jiwa. Salah satu korban yang tewas dalam penembakan tersebut telah diidentifikasi sebagai seorang lansia bernama Edar Kasusan Andok, pria berusia 88 tahun. Dua pria lainnya juga dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sementara 15 orang warga lainnya harus mendapat perawatan medis akibat luka tembak.

Hingga saat ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka masih terus memburu pelaku penembakan yang melarikan diri, sekaligus menyelidiki lebih dalam pemicu utama di balik pertengkaran mematikan tersebut.

Pemilu parlemen di Bangsamoro ini sendiri merupakan tonggak sejarah yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Tercatat ada hampir 2,4 juta pemilih terdaftar yang memiliki hak suara. Mereka berpartisipasi untuk memilih 80 anggota parlemen Bangsamoro, yang menjadi langkah krusial dalam mewujudkan pemerintahan mandiri yang dipilih langsung oleh rakyat di wilayah otonom tersebut.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰