SARIBERITA.ID - Sebuah insiden kebakaran hutan yang cukup besar dilaporkan melanda kawasan Bukit San Marcos yang terletak di wilayah Villa de Leyva, Departemen Boyaca, Kolombia. Api yang mulai berkobar dan melahap vegetasi sejak hari Sabtu hingga Senin dilaporkan masih belum sepenuhnya padam dan terus menyebar.
Kebakaran tersebut telah menghanguskan area yang sangat luas. "Api yang mulai muncul sejak Sabtu hingga Senin masih belum sepenuhnya padam dan telah membakar sekitar 290 hektare vegetasi," ungkap laporan tersebut.
Proses pemadaman api di lokasi kejadian tidak berjalan mudah. Tim petugas pemadam kebakaran gabungan menghadapi sejumlah kendala serius, terutama dipicu oleh hembusan angin yang sangat kencang serta kondisi geografis medan yang curam dan berbatu.
Petugas pemadam di lapangan mengaku mengalami kesulitan yang signifikan untuk dapat menjangkau dan memadamkan sejumlah titik api yang tersembunyi, terutama di kawasan Las Carcavas. Kondisi ini menyebabkan api dengan cepat melanda vegetasi asli di daerah tersebut.
Lebih mengkhawatirkan lagi, penyebaran titik api mulai mendekati kawasan wilayah wisata Villa de Leyva yang berjarak sekitar 160 kilometer di sebelah timur laut ibu kota Bogota. Menanggapi eskalasi krisis ini, otoritas pemerintah setempat telah resmi menetapkan status darurat. Langkah pencegahan juga dilakukan dengan memperketat pengawasan di sekitar area permukiman warga serta kawasan wisata guna mencegah jatuhnya korban jiwa.
Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran hutan yang meluas ini masih dalam tahap penyelidikan oleh otoritas setempat. Pihak berwenang tengah menyelidiki kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam insiden ini.
Sebagai bentuk keseriusan untuk mengungkap dalang di balik kejadian ini, Pemerintah Provinsi Boyaca bahkan telah menyiapkan sayembara. Mereka menyediakan hadiah uang tunai hingga 45 juta peso Kolombia bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi akurat untuk mengungkap penyebab serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.
[SB.103/Riskph]





0 Komentar