SARIBERITA.ID — Curah hujan di ibu kota Thailand, Bangkok, dilaporkan sudah mulai mereda. Kendati demikian, sejumlah wilayah dataran rendah hingga saat ini masih terendam banjir parah, sehingga ribuan warga terpaksa harus tetap bertahan di posko-posko pengungsian darurat.
Dalam laporan yang dibawakan oleh News Anchor Elma Rosana, disampaikan bahwa aktivitas warga kota masih sangat terganggu. Sejumlah ruas jalan utama di Bangkok dilaporkan masih tergenang air dengan debit yang cukup tinggi.
Akibat genangan tersebut, mobilitas warga menjadi lumpuh. Banyak warga yang terpaksa berjalan kaki dan menerobos genangan banjir leher untuk sekadar beraktivitas atau menyelamatkan diri. Di lokasi terdampak, petugas tim penyelamat terus bersiaga menyeberangkan dan mengevakuasi warga menggunakan perahu kecil dan peralatan seadanya.
Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Kota Bangkok telah menyediakan lebih dari 200 titik tempat pengungsian yang tersebar di area aman. Berdasarkan data terkini, tercatat sekitar 3.000 warga masih menempati dan mengandalkan tempat-tempat pengungsian tersebut hingga hari Minggu.
Kelumpuhan infrastruktur akibat bencana ini juga masih meluas. Pemerintah kota mencatat setidaknya 31 ruas jalan masih terdampak banjir dan belum dapat diakses secara normal oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Guna mempercepat proses penyurutan, Pemerintah Kota Bangkok terus mengintensifkan upaya penyedotan genangan serta pembuangan air secara masif dari kawasan jalan raya dan permukiman. Meski demikian, upaya ini sedikit terhambat mengingat tingkat ketinggian air di sejumlah kanal pembuangan utama kota dilaporkan masih sangat tinggi.
[SB.103/Riskph]





0 Komentar